Ketika seseorang mengejar materi duniawi, maka ketika diberi gunung emaspun dia tidak akan pernah cukup.
Ketika kau tidak ingin berenang apalagi menyelam, maka kau tidak akan pernah tahu seberapa dalam lautan dan apa yang terkandung didalamnya
Membicarakan orang lain, entah hal baik / buruk, entah yg dilakukan benar / salah tetap saja sama dengannya adalah tidak layak dilakukan.
Ketika membicarakan hal yang tidak pernah dilakukan, dan topik dibicarakan baik, sama dengannya Memuji berlebihan, ketika membicarakan keburukan, sama dengannya adalah fitnah.
Ketika membicarakan hal yang dilakukan orang lain, dan topik dibicarakan hal baik, sama dengannya Mengumbar kebaikan, ketika membicarakan keburukan, sama dengannya adalah Mencela yang dilakukan orang lain.
Dengan ucapan, kita mengakui sesuatu, dengan ucapan pula kita bisa mengakhiri sesuatu, bahkan dilakukan dengan percandaan sekalipun.
Ingatkah, dengan ucapan, seseorang bisa sah menjadi pasangan hidupmu, dan dengan ucapan pula hubungan pasangan itupun terputus.
Berhati-hatilah dengan segala ucapanmu, karena bagi-Nya tidak ada hal main-main apalagi candaan.
Ingatkah seseorang dengan mengucap syahadat maka sahlah dia menjadi seorang muslim, maka berhati-hatilah dan pahamilah siapa tahu dengan ucapanmu yang tidak kau pahami, justru akan mengugurkan ucapan syahadatmu tanpa kau sadari.
Seseorang bertanya padaku,
Kenapa sy menulis story2 spt itu, apa yang terjadi padaku
Sy hanya ingin share, dan bersyukur karena saya masih dijaga dari hal-hal yang akan membuatku terjerumus ke jalan keburukan.
Kalopun keburukan itu menimpa diriku sendiri tidak apa2, tentunya saya masih bisa bertanggung jawab dengan semua yang kulakukan, tapi ketika keburukan itu juga membawa orang lain, maka niscaya itu akan jauh akan membuatku semakin menyesal dikemudian hari.
Maka dari itu setidaknya hal ini bisa membuat sebagai pengingat bagi diriku sendiri, atau bagi orang lain agar berhati2 dan betapa pentingnya kita memahami sumber suara, ketika mendengar suara2 dari dalam diri kita.
Msh Sering kita dengar kata2 berikut:
Dengarkan Suara hatimu, atau
Jangan kau ikuti nafsumu.
Pertanyaannya, apakah kau tahu apa itu suara hati? Apakah itu nafsu?
Apakah kau bisa membedakan suara hati dan suara dada?
Bisakah kau membedakan antara Suara Iblis dan Malaikat? Dan akankah suara malaikat yg kau ikuti dari keduanya?
Ingatlah!! Suara hati bukan suara malaikat walau terasa benar, tetap jangan kauikuti.
Ibarat seorang raja yang telah kehilangan kewibawanya
Saat Aku Tengelam dalam Mahabah
Hanya kepadaNya Cinta kasihku
dan
Menjadi salah jika aku mencintai yang lain selain kepadaNya
Kalau permata pasti tetap permata meskipun berada di tumpukan sampah
Begitu juga sebaliknya
Tergantung dari kualitas masing-masing
